Fridayana Baabullah

Minggu, Maret 27, 2011

Nguseup di Ciamis

Mempeng di ciamis, mang Wawan (Setiawan) ngajakan nguseup di balong nu gaduhna. Seseueurna mah di pelakan ku lauk jaer. Cenah mah sok di paraban ku rai (Adi Triana) ku sesa tuangeun pasen ti rumah sakit. Kulantaran laukna loba pisan, jadi nguseup teh teu hese. Disebutna oge ngusep clom giriwil. Jadi karek gen clom eupan, geus giriwil deui meunang lauk. Justru nu lila teh ngalaanan kael tina sungut lauk. Heuhue.

Jeujeurna mah ngan hiji, tapi nu nguseup na tiluan. Gantian si Mamang, de Iyus (Yusril Muhammad Hamdi) jeung urang sorangan. Lumayan meunang loba laukna, siap di goreng garing heuheuue.

Label:

Padi - Menerobos Gelap


Ku ikrarkan hati untuk maju melangkah pergi
Menerobos dinding-dinding gelap ini
Tak ku pertanyakan lagi seperti waktu itu
Pernah ku terjebak tanpa satu teman menemaniku

Ketika (selagi) aku tenggelam dalam kesunyian ini
ku coba mendamaikan hatiku
Sepatutnya aku mampu melaluinya
Menjejakkan kakiku meretaskan jiwa
(Melangkahkan kakiku menuju cahaya)

Tegaskan diriku untuk melewatkan hari
Dengan keyakinan hati aku kumiliki
Biar, aku ikhlaskan peluhku basahi jiwaku
Sirami hatiku...aku akan tetap terus melangkah

Hurry up, i want to download and listen to this song

Label:

Sabtu, Maret 26, 2011

Ketika Bandung Terlelap


Tiba-tiba saya terbangunkan oleh berhentinya laju kereta. Mungkin saat itu sekira jam 1 malam. Kupalingkan wajah ke luar jendela, disana terparkir kereta-kereta yang siap melayani penumpang esok hari. Dari desain stasiunnya, saya rasa berada di stasiun hall bandung. Stasiun yang beratap rendah namun luas. Bersih asri tertata rapi.

Tak berapa lama, kereta perlahan melaju kembali. Mulai melintasi jembatan via duct. Weugh, kangen bandung euy. Jalanannya basah selepas hujan mungkin masih gerimis dan nyaris sepi. Tak banyak lampu benderang. Seakan semuanya sudah terlelap untuk menyongsong hari esok.

Terus melaju perlahan melintasi jalur yang membelah bandung utara dan selatan. Nyaman ketika kulihat rumah-rumah warga, tidak kecil namun juga tidak terlalu besar, lampu redup, halaman bersih, asri berjejer rapi. Saya masih hafal beberapa perlintasan kereta api yang terlewati. Jalan Sunda, jalan Braga, jalan terusan martadinata, jalan A Yani, kiara condong. Ah, kangen pisan. Pengen rasanya turun.

Saya agak tegakan arah pandangan. Beuh, beberapa kali saya sempat melihat perbukitan bandung yang gemerlap.

Tampaknya perlu one-day trip ke bandung neh biar kangennya sembuh. Huehue

Label: ,

Sabtu, Maret 12, 2011

A Little Warning before Blogging

Hemm, blogging, update status di twitter, facebook, koprol atw plurk memang menyenangkan. Tapi woops, jangan sampai karena bingung gag ada tempat curhat lalu rahasia-rahasia pribadi, keluarga, suami, isteri dan hal-hal yang bukan konsumsi publik tiba-tiba jadi bahan tulisan.

Hendaknya ditahan, dipikirkan baik-baik dampaknya jika akan dipublikasikan, dikonsultasikan dengan orang yang bersangkutan terlebih dahulu..

Yaa, memang kalo lagi dirundung kesedihan, kemarahan rada sulit menahan diri buat curhat ke blog ato update status. Tiba-tiba ceplas ceplos aja, heuu ngeriii. Bisa kejadian Perang Dunia lagi tuh.

Ingat juga, hampir semua tulisan yang terlanjur dipublikasikan di internet nyaris tak bisa dihapus. Ada banyak cache site di internet yang menyimpan tulisan-tulisan kita yang dahulu kala bahkan yang sudah kita hapus. So, be wise and be fun oke!

Label: ,

Minggu, Maret 06, 2011

Sono Tuangen Bumi

Lagi jemur baju tiba-tiba ngahiliwir seungit sangrai asin. Doh jadi sono masakan rumah :(. Sangrai asin, kacambah seger, sambel tarasi, sayur asem, tempe tahu goreng, lalab kacang panjang, sangu hanet. Beuuh

Label: ,

Sabtu, Maret 05, 2011

Tutorial CRUD Sederhana ExtJs + PHP + Oracle XE

Ingin berbagi tutorial mudah membuat CRUD table pakai ExtJS, PHP dan OracleXE. Fiturnya: add, edit (via double click row), multiple delete, paging dan search. Mungkin Anda pernah membuat hello world menggunakan ExtJS, nah ini lebih menantang lagi karena mengimplementasikan secara lengkap dan mudah operasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) yang memang sering di jalankan pada aplikasi web.

Key pentingnya adalah konsep mengelola komponent ExtJS dalam satu kelas sehingga code tidak akan banyak tercemar dengan variable global. Sebenarnya ExtJS memberikan fitur name space, namun pada contoh ini tidak di gunakan.

Tampilannya adalah sebagai berikut:

Sebenarnya bukan tutorial sih, hanya sharing pengalaman saja :). Silakan download source code disini.

Ingin CRUD ExtJS ini dipasang di aplikasi Anda? Hub. Ade 087 889 486 240

Label: ,

Kamis, Maret 03, 2011

Pacaran Yang Tidak Sehat

Oke sebelum saya dicerca semua orang, saya ingatkan bahwa di post ini hanya dituliskan tentang pacaran yang tidak sehat. Untuk yang telah mendapatkan kebaikan, manfaat dan keuntungan dari pacaran, silakan bersyukur ya :) semoga aman sampai menikah.

Sampai saat ini saya belum pernah memiliki pengalaman pacaran (huuuuuuuuu,, heuheuh). Jadi belum tau manfaat, kebaikan, kejelekan dari yang namanya pacaran bahkan pacaran itu ngapain aja saya engga tau. Hanya saja tentu kita dapat mengambil suatu ilmu dengan berkaca kepada pengalaman orang lain dan tidak perlu mengalaminya sendiri kan?

Beberapa waktu lalu saya iseng-iseng searching di inet lalu menemukan satu situs pemerintah yang memiliki program asuh terhadap remaja. Klik disini. Disana ada rubrik curhat dan konsultasi. Heuhue, penasaran nih curhatnya remaja Indonesia apa saja. Beuuh, ternyata para remaja kita sangat-sangat terbuka dalam berpendapat. Saya beberapa kali geleng-geleng kepala melihat curhat-curhatnya. Ada yang lucu, ada yang miris, terenyuh, macem-macem.

Ada beberapa remaja yang bertanya tentang data kejadian hubungan intim pra nikah di beberapa kota di Indonesia yang hasilnya luar biasa. Angka-angkanya meleset jauh diluar perkiraan saya. Silakan lihat statistik nya disini

Ada juga yang bertanya masalah kesehatan organ reproduksi, program pengaturan kehamilan, aktivitas-aktivitasnya dsb.

Dari sejumlah curhat (klik disini) , saya menemukan recurring question mengenai kekhawatiran penanya mengenai kehamilan pra nikah yang dialaminya. Dan yang terungkap disini tampaknya bagai fenomena gunung es. Heuuuff, dengan polosnya bercerita bahwa dia dan pacarnya melakukan hal-hal yang sepatutnya dilakukan oleh suami-isteri. Dari kepolosannya bercerita seakan perbuatannya bukan hal yang besar.

Penanya tersebut juga menceritakan bahwa pada awal-awal pacaran hanya sebatas teman dekat. Lalu beberapa bulan kemudian sang pacar mulai meminta ciuman, pegang-pegang di tubuhnya. Permitaan tersebut dilema untuk ditolak, jika ditolaknya akan dianggap tidak cinta (huffftt). Setelah terbiasa dengan hal-hal tersebut berlanjut kepada aktivitas yang lebih menantang hingga akhirnya sang pacar meminta hubungan intim yang lagi-lagi tak bisa ditolaknya karena rasa sayang tadi. Dan luar biasanya, aktivitas tersebut sama sekali tidak diketahui oleh siapapun. Orang tua tidak mengetahui, teman pun tak mengetahuinya. Luar biasa sempurna persembunyiannya. Hanya mereka berdua yang mengetahui.

Lalu setelah mendapatkan kenikmatan itu, mereka mulai cemas dihantui kengerian. Pacarnya tidak menstruasi seperti biasanya. Bagaimana nasib jabang bayi yang dikandungnya. Tentunya keluarga sulit memberi restu, persiapan menikah pun tak ada, sedangkan mereka masih di bangku sekolah.

Whoaa, memang tampaknya sulit untuk tidak tergelincir bahkan untuk orang sekelas ustad pun jika udah ada kesempatan dan situasi dianggap aman bisa jadi jatuh juga. Apalagi kita-kita. Saya pernah membaca ilustrasi seorang yang awalnya benar-benar alim yang disuruh masyarakat untuk merawat seorang perempuan yang terbuang. Awalnya biasa saja. Dia membawakan makanan tanpa bertatap muka berbatas hijab, lama-lama ngobrol sekedarnya, ngobrol seru, bertemu sampai akhirnya jatuh. Perempuan itu hamil. Untuk menutupi tindakannya, akhirnya sang perempuan itu di akhiri hidupnya. Heuuuftt, ilustrasinya memang agak lebay, tapi possibly kan?

Kalo kata mas Didats Triadi 'Mungkin ada benarnya juga kalau ada larangan tentang pacaran. Lah wong semua nanggung… :p Apa coba enaknya yang nanggung-nanggung… :D' yang beliau share di blognya yang ini

Mas Didats juga melanjutkan di blognya yang satu lagi bahwa

Kehidupan setelah menikah sungguh menakjubkan. Rasanya seperti pacaran, tapi sudah halal mau ngapain aja. Hehe… Sudah ga ada lagi kata-kata 'jangan kesitu' atau 'eh, ada orang'. Huahaha… :P

*plak….!*

Yah intinya, bayangan-bayangan kita yang sebelum menikah itu cuma seujung kuku. Kehidupan setelah menikah itu melebihi bayangan-bayangan ketika sebelum menikah.

Lalu bagaimana menjalin hubungan sampai kita bisa melaksanakan pernikahan? Entahlah saya juga tidak tahu, belum ada pengalaman heuhue. Mungkin artikel-artikel di eramuslim dapat menginspirasi seperti artikel yang berikut ini

Yah, semoga kita diberikan jalan yang baik dan sehat ya. Amin.

Label: ,