Fridayana Baabullah

Minggu, Agustus 29, 2010

Error Reporting

Bagi seorang programmer, pertemuan dengan bugs dan error sudah menjadi hal yang biasa (Namun sebaiknya jangan dibiasakan).

Alangkah senangnya ketika software yang kita bangun telah lulus uji user, lalu digunakan user untuk kebutuhan mereka. Namun kemudian, mulai datang laporan-laporan bahwa ada error ini, error itu, dst. Ya tentu saja tidak ada software yang sempurna. MySql saja telah mencatatkan lebih dari 40.000 laporan bugs.

Kadang ada error yang mudah sekali diperbaiki, tak jarang pula yang mengharuskan kita merombak ulang arsitekturnya. Bagi saya, tingkat kompleksitas penyelesaian error tergantung dari seberapa detail laporan error tersebut. Semakin detail laporannya, semakin mudah saya menemukan titik penyebab error.

Pernah suatu ketika, kawan saya mendapatkan laporan error yang bikin pusing tujuh keliling. Usernya cuman bilang 'Oi ada error di modul print-out' namun tak menjelaskan secara rinci bagaimana error itu bisa terjadi. Kawanku melakukan simulasi di PC nya sendiri, namun tidak pernah berhasil menciptakan error seperti yang dilaporkan usernya. Dia berpikir, apa yang harus diperbaiki wong di tempatnya engga error kok. Namun tetap aja usernya ngotot ingin cepat diperbaiki tanpa memberikan informasi yang bisa memudahkan kami melacak sumber error.

Tidak ada kerja sama, tidak ada inisiatif untuk memperbaiki masalah bersama-sama. Hanya meminta, lalu diam.

Capenya kalo udah begitu, mereka ingin kita menyesaikan masalah namun tidak memberikan respon balik yang berguna. Kita kan bingung, apa yang harus diperbaiki. Oh, its like puzzle on my face @_@.

Label: ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]



<< Beranda