Beneran saya pulang naik Aladin

Yupz, diluar kontroversi apakah akan memilih atau tidak memilih di Pemilu Legislatif yang diadakan hari ini saya tetap pulang ke Ciamis. Hari rabu sore, setelah pulang kantor saya langsung bersiap meluncur ke Ciamis dengan sejumlah rencana sebagai berikut:

PLAN A
Sepulang kantor, siapin beberapa potong baju, bawa sepeda untuk dipakai di ciamis, trus naik Budiman ke Ciamis

PLAN B
Jika sepeda tidak diijinkan diangkut di Bus, saya kembali ke kosan lalu balik ke cicaheum untuk naik bus budiman

PLAN C
Jika tidak kebagian bus malam itu, saya akan ke ciamis besok subuh nya..

Hasilnya adalah Plan A gagal karena sepeda tidak diijinkan diangkut. Plan B gagal karena bis budiman pemberangkatan terakhir ke ciamis nya keburu pergi ketika saya tiba di terminal. Plan C tentu saja gagal karena tidak akan ada bus besok hari (coz semuanya libur nyontreng).

Bingung juga malam itu, mondar mandir di jembatan cicaheum menunggu kesempatan bis budiman lain atau elf dech. Jam sudah menunjukan hampir setengah sembilan malam. Dan sepertinya tidak akan ada bis budiman lagi :( . Tapi bagaimanapun malam ini saya harus sudah berada di ciamis, dengan cara apapun boleh deh. Dan kesempatan terakhir adalah pergi bersama Aladin.

Yups saya ke ciamis bersama Aladin. Jam dua belas malam tepat saya tiba di ciamis. Lumayan cepet juga tuh Aladin walaupun sepanjang perjalanan saya harus terus berdiri. Ga apa apa dech, kan hasilnya tadi saya sudah melaksanakan kewajiban sebagai warga negara yang baik untuk nyontreng... :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mercon Buaya